Sembilan

230 24 0
                                        

"Apa nih?" Jungwon mengambil makanan yang dipegang Jay.

"Balikin" pinta Jay.

"Gue mau nyobain dikit" ucap Jungwon. Namun bukan sedikit yang Jungwon makan, malah dia menghabiskan semuanya.

"Makanan temen emang lebih enak" ucap Jungwon.

"Itu kan banyak dipiring, kenapa harus makan punya gue?" Jay menghela nafasnya kesal.

"Tau nih"

"Emang kebiasaan ngabisin makanan orang"

"Bukan makanan aja, tapi minuman juga"

"Ngeselin emang"

"Perut galon"

Semua lontaran kata yang diberikan teman-temannya kepada Jungwon membuat Jay menahan tawanya.

"Ketawa aja hyung, gak usah ditahan" Jungwon tersenyum lebar kepada Jay.

Jay tidak jadi tertawa, malah dia pindah ke sofa dekat Sunghoon. Melihat Jungwon tersenyum gitu, membuatnya bergidik sendiri.

"Kenapa?" tanya Sunghoon.

"Ha? Gak apa-apa, gue pengen pindah aja" ucap Jay.

"Gue ngantuk banget" Ni-ki kemudian menguap.

"Tidur sana" ucap Sunoo.

"Ke kamar atas aja" ucap Sunghoon. Ni-ki mengangguk dan berjalan menuju kamar di lantai atas.

"Ngantuk lagi?" tanya Jake.

"Biarin aja lah" balas Sunoo.

"Eh, gue gak liat bokap lo, kemana?" tanya Heeseung.

"Kerja di perusahaannya" ucap Sunghoon.

"Oh.." Heeseung mengangguk mengerti.

"Huftt.. gue gabut" Jake mengacak rambutnya pelan.

"Kemana kek, yuk" ucap Sunoo.

"Ya mau kemana emang?" tanya Jay.

Sunoo mengedikkan bahunya. "Gak tau juga sih" ucap Sunoo.

"Gue tau" ucap Jake.

"Kemana?" tanya Sunghoon.

Jake berdiri dari posisi duduknya. "TIDUR! BYE SEKIAN!" ucap Jake yang langsung berlari menaiki tangga sambil berteriak.

"Ck! Berisik" Sunghoon berdecak kesal.

"Tolol emang" gumam Jungwon.

"Dia kira ini hutan, pake teriak-teriak segala lagi" ucap Heeseung.

"Itu kan habitat dia" ucap Jay.

"Nah, gue setuju hyung" balas Sunoo.

"Astagfirullah, gak boleh gitu" ucap Jay.

"Lo yang bilang" Sunghoon menatap Jay dengan datar.

"Kapan?" tanya Jay.

"Tadi" balas Sunghoon.

"Gue gak bilang apa-apa hyung" ucap Jay.

"Bohong" balas Sunghoon.

Jay mengelak perkataan Sunghoon. "Bener, orang Jungwon yang bilang" ucap Jay.

"Loh? Kok jadi gue sih?" tanya Jungwon bingung.

"Bodo amat, intinya lo yang bilang" balas Jay.

Jungwon menatap sinis kearah Jay. "Terserah lo lah Jaylani" ucap Jungwon.

Seven Prince | ENHYPENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang