Hai guys i'am back😘
Jangan lupa tinggalkan jejak ya Guys💃❤️
Dan jangan lupa follow wp dan Ig author ya: biancha13
Vote dan comment di setiap paragraf😘
Dari pada banyak bacot mending kita langsung aja💃❤️
Happy reading❤️
Bel pulang sudah berbunyi 10 menit yang lalu,
Tadi netta dan putri sudah mengajak Agatha untuk bareng sampai ke depan gerbang sekolah, seperti biasa, tapi agatha menggeleng dan mengucapkan."deluan aja, gue masih ada urusan."
Netta dan putri hanya tersenyum menggoda."besok cerita yaa, kalau udah official!". Ucap netta menaik turun kan alis nya.
"Pj jangan lupa tha, nanti malam gue buat list nya!".sambung putri tertawa.
Agatha kesal? Sangat!!!, "Dosa apa hamba ya tuhan, punya sahabat dakjal kek mereka!" Doa Agatha memelas.
"Kalau bisa tukar tambah hamba ikhlas ya tuhan,!" Sambung agatha berdoa dengan polosnya, dan di hadiahi toyoran oleh kedua sahabatnya.
"Yaudah deh tha gue sama netta deluan ya, udah kelamaan nih ngeladenin Lo yang lagi mode sawan," celetuk putri dan menggandeng netta berniat untuk kabur dari amukan Agatha.
"Dasar sahabat dakjal" greget Agatha.
Selanjut nya tinggallah Agatha seorang diri, yang masih berada di dalam kelas nya.
Kalau biasanya Agatha selalu membereskan peralatan tulis nya sebelum bel berbunyi, lain hal nya dengan sekarang, dia bahkan masih ogah-ogahan memasukan peralatan belajarnya itu.
Agatha ingin kabur saja rasanya, apalagi mengingat perkataan Zein, laki-laki itu menyuruh nya untuk ke parkiran saat pulang sekolah nanti.
Ntah hal apa yang selanjutnya akan terjadi, agatha hanya bisa pasrah.
"Mau kabur?, tapi kalau ketauan bisa mati gue!, Belum lagi video itu masih sama tu orang,!" Agatha bergumam seraya frustasi mengingat dia pasti di ancam oleh Zein, kalau tidak menuruti perkataan lelaki itu.
Akhirnya Agatha dengan ogah-ogahan melangkah kan kaki nya keluar kelas.
Karna keasyikan melamun Agatha tidak sadar kalau ada seseorang berdiri di samping nya.
Dia adalah Zein.
Zein menahan tangan Agatha yang membuat nya jadi berteriak histeris karna kaget." Mamaaaaa, setan mu lepas ehh, jangan pegang!" Teriak Agatha kaget.
Selanjut nya Agatha menutup mulut nya, karna tau kalau yang memegang tangan nya itu adalah Zein bukan setan."Lo bisa gak sih jangan tiba-tiba pegang gue gitu!, Kalau gue serangan jantung terus mati gimana hah?" Agatha berbicara dengan sangat ngegas.
Zein yang dari tadi melihat ekspresi Agatha, hanya menaikkan alis nya sebelah dan melipat tangan nya di atas dada bidang nya santai.
"Tinggal di kubur" Zein bersuara membalas pertanyaan Agatha dengan datar dan santai.
Agatha cengo mendengar jawaban dari Zein yang singkat padat dan bangsat itu."di kira gue kucing apa!, Tu mulut astaga pengen gue benam di Antartika ihh,"ucap Agatha ngegas, dan memalingkan wajah nya.
Ntah kenapa, setiap dia berbicara dengan Zein bawaan nya darah tinggi terus padahal dia punya riwayat darah rendah.
Zein tersenyum tipis melihat ekspresi Agatha yang nyolot, sudah seperti mak-mak komplek yang tidak di datangi tukang sayur keliling.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZEINNOBIAN
Random"Turutin permintaan gue atau gue bakal ngasih tau yang punya mobil itu kalau lo yang coret mobil nya pakai pilox" Ucap lelaki itu sambil menimbulkan senyum smirk devil nya. "Jangan ikut campur deh lo"Ketus agatha kesal.
