『Journey and Search 7/8』

30 5 0
                                        

"Pertama kau harus memiliki imajinasi untuk mewujudkan sihir, sebagai mahkluk dunia lain, kau seharusnya memiliki imajinasi besar." Keter memberitau cara mengaktifkan sihir, berhenti sebentar sebelum melanjutkan "Pikirkan dan Imajinasikan, kau menyalakan api di ujung jarimu, kemudian dalam imajinasimu, rasakan aliran energi disekitarmu dan raih energi itu." Keter menjelaskan cara mengaktifkan sihir.

Mahiru Kanata mengangguk paham, memejamkan kedua matanya, dalam pikirannya, imajinasinya dia berusaha menyalakan api dengan merasakan energi disekitarnya.

Dalam pandangan pikirannya, Mahiru Kanata bisa melihat aliran-aliran energi yang mengalir seperti gelombang air, namun ada juga aliran energi seperti garis melengkung.

Mencoba meraih energi yang dia rasakan, dalam imajinasinya tangannya meraih energi itu dan menggenggam aliran energi berbentuk garis.

Dalam dunia nyata, tubuh Mahiru Kanata diselimuti oleh api yang membakar segalanya, 10 meter dari Mahiru Kanata sebagai pusatnya, api yang menyelimuti tubuh Mahiru Kanata membakar segalanya.

Mahiru Kanata tidak merasakan panas, namun merasakan tubuhnya ringan dan bugar, Keter yang melihat kejadian yang dialami Mahiru Kanata terlihat senang.

"Wah... Wah... Kau memilih meraih energi lanjut daripada energi dasar terlebih dahulu, jika itu orang biasa mungkin sudah mati." Gumam pelan Keter menyaksikan api yang menyelimuti tubuh Mahiru Kanata membakar segala sesuatu sampai berjarak 10 meter.

Api yang menyelimuti tubuh Mahiru Kanata bukanlah api biasa, Keter bisa mengenal api yang dikeluarkan Mahiru Kanata "Luar biasa, tapi efek samping mendapatkan api ini akan menghilangkan emosimu sebagai manusia." Keter berkata dengan pelan menyaksikan api yang menyelimuti tubuh Mahiru Kanata yang masih berkobar.

Saat Mahiru Kanata membuka matanya, dia menyadari tubuhnya diselimuti oleh api dan sekitarnya diubah menjadi abu, namun Mahiru Kanata tidak merasakan panas atau sakit.

"Api ini... Apa?" Tanya Mahiru Kanata yang melihat api yang menyelimuti tubuhnya, Mahiru Kanata mengetahui bahwa dia memiliki ketahanan api, namun dia merasakan sesuatu berbeda.

"Api di depanmu saat ini bisa dibilang, Konsep Api itu sendiri, sebagai Konsep Api, api itu tidak hanya bisa membakar material fisik tapi juga bisa membakar sesuatu yang abstrak seperti emosi, kematian dan hal lainnya." Keter menjelaskan api yang menyelimuti tubuh Mahiru Kanata.

"Konsep Api..." Sesaat Mahiru Kanata mengulang apa yang disebutkan Keter, sebuah ruang didepannya pecah hingga langsung menjadi distorsi.

Namun Keter langsung memperbaiki distorsi yang disebabkan oleh konsep api, "Kana... Jangan berpikir untuk membakar ruang, itu bisa menyebabkan distorsi ruang." Keter memperingatinya, mendengar peringatan Keter, Mahiru Kanata mengatakan "Aku tidak pernah memikirkan itu." Mahiru Kanata mengakui tidak mencoba berpikir membakar ruang.

"Tidak di pikiranmu, tapi alam bawah sadarmu melakukan itu, ingatlah, Konsep Api tidak hanya bereaksi pada material fisik seperti tubuh, tapi juga abstrak seperti pikiran dan alam bawah sadar." Keter menjelaskan lagi, Mahiru Kanata mengangguk paham dan mencoba menenangkan dirinya.

"Mm.." Mengangguk mengerti, setelah tenang, Mahiru Kanata menembakan konsep api ke pohon yang berjarak 20 meter darinya.

Konsep api yang ditembakan langsung melesat hingga tak terlihat dalam hitungan kurang dari satu detik, dan dalam kurang satu detik berikutnya pohon yang jadi target langsung lenyap tanpa menyisakan abu.

Melihat apa yang dia lakukan, Mahiru Kanata memperhatikan tangannya dan merasakan seluruh tubuhnya yang diselimuti konsep api.

Mahiru Kanata berusaha menghilangkan konsep api yang berkobar ditubuhnya tapi tidak bisa, melirik Keter dan mencoba meminta bantuan "Key... Bagaimana menghilangkan konsep api." Mahiru Kanata bertanya padanya, Keter tersenyum pada pertanyaan Mahiru Kanata.

Higher-Adventure - Mahiru KanataTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang