Ramainya jalanan kota oleh kendaraan yang berlalu lalang tidak membuat seorang pemuda yang sedang membaca buku itu terganggu.
Ia duduk di salah satu kursi yang letaknya di taman dengan sebuah buku dan headset di telinganya.
"Hyuck?".
Lelaki itu menoleh kala namanya di panggil, ia menemukan lelaki lain yang tengah berdiri tidak jauh dengannya dengan tangan melambai dan jangan lupakan senyum di wajahnya.
Hyuck atau biasa di panggil Donghyuck itu pun meletakkan bukunya dan balas melambai.
"ngapain kamu disini?" tanya lelaki itu lagi, saat duduk di sebelah Donghyuck.
"hanya menikmati kesendirian," jawabnya dan kembali membaca buku.
Lelaki itu mengamati buku yang di baca Donghyuck dengan penasaran, membuat sang empunya sedikit tertekan.
"ada apa hyung kesini?" tanya Donghyuck sambil menjauhkan kepala lelaki yang di panggil hyung itu.
Lelaki itu menatap Donghyuck dengan senyum, "hanya jalan-jalan dan tanpa sengaja melihatmu di sini, dan buku apa itu Hyuck? aku penasaran."
"ini buku novel dengan genre romansa, hyung pasti tidak menyukainya," jawab Donghyuck.
"ah romansa, aku bukannya tidak suka hanya saja ceritanya terlalu klasik," jawabnya sambil menyenderkan kepalanya di kursi panjang itu.
Donghyuck hanya menghela nafas mendengarnya, sudah terlalu biasa baginya mendengar komentar seperti itu.
"eh Hyuck, menurutmu jika dunia di dalam novel itu ada, dan kamu masuk ke sana, kamu mau menjadi karakter yang seperti apa?" Tanya nya iseng.
Donghyuck nampak berpikir sebentar sebelum membalas dengan kekehan kecil.
"jadi y/n?" jawabnya.
"what? yang benar aja Hyuck." ucapnya dengan mulut terbuka saking kagetnya.
"gak kok cuman bercanda, serius banget sih hyung," Donghyuck menggeleng kecil kepalanya dengan tawa yang tak berhenti.
"oke sekarang serius, aku sih ga pengen jadi siapa-siapa, cuman jadi diri sendiri aja gitu. Gak ngerti ya? intinya sih kalau dunia novel itu ada dan aku ada di dalamnya aku mau masuk ke tubuh orang yang punya sikap atau sifatnya sama kayak aku."
jawab Donghyuck panjang lebar, lelaki itu mengangguk dengan menepuk tangannya kala mengerti maksud yang lebih muda.
"ah i see, boleh juga akal lu lancar banget ya," ucapnya sambil menepuk-nepuk pundak Donghyuck.
"sudah sore, aku pulang dulu hyung."
"oh oke, hati-hati ya Hyuck!" tangannya melambai-lambai ke arah Donghyuck yang berjalan menjauhi taman itu.
-About you-
Donghyuck berjalan menuju apartemen rumahnya yang lumayan dekat dengan taman tadi, kadang ia bersenandung kecil kala mendengar musik favorit nya berputar di telinga. Tanpa tahu ada bahaya yang menunggunya.
Tepat di belakang Donghyuck, sebuah truck dengan beban barang yang melebihi standar maksimal itu melaju dengan kencang, hingga kejadian yang tidak terduga itu pun terjadi.
BRAKKKKK
"s-saki...it...b-unda...."
°°°°°°
untuk sekarang aku up cerita ini dulu, karena aku ga tau kapan bisa up Bungsu Fredrick
tapi kayaknya cerita ini ga laku dengg wkwkwk 😭😭
tapi gapapa lah yang penting aku lanjut, btw aku lanjut karena ini spesial ultah aku yahh 😚💅🏻💅🏻
ucapin selamat dong wkwkwk
udah itu ajahhh, Babay bubub bubub nya akyuhhh 😋💗
tolong jangan panggil aku kakak juga guys, karena aku baru mau bikin ktp tahun ini 😔💔
