BAB 3: Anakku

8 3 2
                                        

Situasi kerajaan sedang sangat-sangat sibuk,membuat kebisingan dimanapun

Verdiona sekarang tengah berjalan bosan melewati lorong-lorong di-istana

Namun,dibalik kebisingan itu

Ruangan perpustakaan begitu hening

Membuat gadis dengan rambut coklat gelap itu terpukau akan ketenangan itu,Verdiona mulai terhipnotis akan ketenangan didalamnya

Perlahan gadis cantik itu membuka pintunya, mengintip sedikit ke celah pintu yang terbuka kecil

Melihat ke sekitar,apakah ada orang?

Saat dirasa memang ruangan itu sepi,Verdiona mulai melangkah kecil, mengendap-endap menuju masuk keruangan perpustakaan itu

Verdiona mulai terpanah akan salah satu buku disana yang berjudul 'danber',gadis itu mulai mengambil alih buku itu dan membukanya

Alis tebalnya bertaut dengan wajah yang bingung,"apa ini?"

Setiap halaman dia baca perlahan olehnya

Disaat dia sedang fokus-fokusnya,Verdiona tak menyadari bahwa ada seseorang yang mendekatinya

Langkahnya semakin dekat,getaran langkahnya tak diketahui,jahat atau baik

Hingga seseorang itu tepat dibelakangnya

Tangannya menyentuh pundak Verdiona,membuat bulu kuduknya berdiri,"Verdiona!"

Verdiona kaget mendengar teriakan ibunya,langsung sigap menoleh kearah ibunya dan menyembunyikan buku itu

Kening gadis itu sudah dipenuhi dengan keringat dingin dan berbicaranya juga terbata-bata,"i-ibu...,ibu sedang a-apa?"

Menatap curiga putri tunggalnya ini,"tentu saja mencari ketenangan"

"O-oh..."jawab Verdiona gugup

Sebelum ibunya ingin bertanya,dia sudah pergi meninggalkan ibunya sendirian

Ibunya menatap Verdiona dengan curiga"anak yang aneh"

* * *

Verdiona melangkah cepat,supaya tak terlihat oleh sang ayah,di setiap lorong dia harus mengintip,berlari membuat gaun hijau tuanya berterbangan terkena dorongan angin dari enegi lari kencangnya Verdiona

Verdiona sudah berada didalam kamarnya, buru-buru menutup pintu kamar lalu duduk di tepi ranjang sambil menatap buku Dengan sampul coklat tua

Dengan gambar kepala rusa yang mengerikan

Verdiona saja hampir merinding melihatnya,"...kenapa bisa,tadi aku ambil buku yang ini?..." Kata benak hati Verdiona

Gadis itu mulai membuka buku misterius itu,dengan rasa ragu nya yang melonjak

Sekali-kali menyisihkan rambutnya kebelakang telinganya

Mulai membaca sedikit demi sedikit,

Tapi,Verdiona terkejut setelah membaca nama dia sendiri,sebuah kata yang menyebut nya dengan anakku?

Verdiona anakku,itu kata yang di baca Verdiona,"t-tunggu,apa-apaan ini?"

Dia langsung membanting buku itu di lantai,menatap buku itu dengan penuh ketakutan

"Apa,aku ini sebenarnya putri siapa?"

"Kenapa namaku disebut?"

"Apa yang sebenarnya terjadi?"

"Apa yang ayah lakukan sebelumnya?"

Semua pertanyaan itu selalu berputar-putar mengelilingi kepala Verdiona

Sebenarnya,apa yang terjadi dengan keluarga Santoso sendiri?

-tbc-

I am The leader Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang