17 || Coboy Insaf

114 3 0
                                        

Di mulmet itu si Bara.
Si cogan tampan uy.
Hahaha! Moga cuka ya cama cerita di capter ini.
Typo bertebaran say.
Jangan lupa vote, komen, dan follow ya?.

Happy reading...

***

Pukul 09.00, adalah jam sibuk entah bagi para karyawan swasta maupun siswa sekolah. Namun, terdapat tiga wanita cantik yang sedang nongkrong di salah satu cafe terkenal di Jakarta. Masih dengan seragam sekolah, mereka dengan santai ngobrol di sana sambil memesan sesuatu. Penampilan bad terlihat dari setiap sudut badan mereka. Rambut ombre, sepatu converse berwarna, baju keluar, lengan baju digulung, rok di atas lutut, dan yang pasti mereka sedang bolos sekolah.

Walaupun penampilan urakan, banyak pengunjung berlawanan jenis melirik dan mengagumi mereka. Siapa sih yang nggak terpesona dengan cewek yang cantik dan terbilang sempurna. But, mereka mah cuek aja, maklum sih ya? Orang cantik mah bebas.

''Eh! Diva! Lo tadi mau cerita ke kita kenapa lo kabur dari rumah kan? Hayuk cepetan cerita, gue kepo tingkat dewa nih.'' tanya salah satu cewek kepada temannya yang bernama Diva. Yupy! Mereka bertiga adalah trio bad girls SMA Galaksi. Siapa lagi kalo bukan Diva, Ketrin, dan Chelsie.

''Huh! Ok! Gue cerita.'' helaan nafas terdengar dari bibir ranum Diva. Dengan seketika, mengalirlah drama kehidupan Diva. Dari dia dipanggil ke salon, sampai pengakuan mengejutkan keluarganya.

''WHAT!!'' pekik kedua temannya tak percaya.

''Aelah. Toa amat tuh mulut.'' ujar Diva dengan acuh tak acuh, sambil menggoyang goyangkan minumannya.

''Serius! Lo mau di jodohin!'' triak Chelsie langsung dibekap oleh Diva.

''Anjing. Lo kalo ngomongin aib gue jangan keras keras njirr!. Malu tau nggak.'' bisik Diva melirik sekitar yang menatap mereka aneh.

''Are you seriously? Nikah muda? Bokap lo gila!'' bisik Ketrin tak percaya.

''Maka dari itu girls! Gue sekarang lagi bingung, gimana cara buat batalin tuh perjanjian koplak binti aneh. Ish!'' decak Diva malas dan bersandar dikursinya sembari memijit pelipisnya pusing.

''Bokap lo kolot amat yak? Ini kan bukan jamannya Siti Nurbaya. Ngapain ngadain acara jodoh jodohan segala?.'' bingung Ketrin ikut pusing.

''Mungkin pengen cepet cepet gendong cucu kali? Jadi, bokap lo inisiatif cari cowok buat lo.'' ngawur Chelsie kelewat abstrak. Mendengar hal itu Ketrin dan Diva memandang Chelsie horor.

''What? Gue salah ngomong?'' ujar Chelsie polos.

Pletak!!

''Otak sableng! Diva masih SMA kalik. Ini aja mikir mau dijodohin bikin dia gila! Apalagi mikir sampek punya anak. Lama lama jadi mbahnya gila dianya.'' jengkel Ketrin menjitak kepala Chelsie. Secara inisiatif, Chelsie mengusap jidat manjanya itu karena kesakitan.

Sedangkan Diva hanya menatap kosong kearah jalanan Jakarta yang lenggang. Sampai tepukan dibahunya membuat Diva kembali ke alam nyata. Ia menaikkan sebelah alisnya menatap Chelsie yang tadi menepuk bahunya. Seolah berkata apa?.

''Tuh cowok dari tadi liatin kita ampek segitunya. Tatepannya serem amat perasaan ya?'' jelas Chelsie kepada Diva, sambil mengalihkan tatapan ke cowok yang berjarak dua meja dari meja Diva dkk. Membuat Diva dan Ketrin serempak menoleh kearah pandang Chelsie.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 11, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

COBOY INSAF IS BAD GIRLTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang