Kini Zee telah sampai dirumah Marsha, ia mamarkirkan motornya didepan halaman rumah Marsha.
"aku langsung pulang" ucap Zee pamit ke Marsha.
"gamau mampir dulu?" tawar Marsha kepada Zee.
"emmm lain kali deh" tolak Zee "salam buat ibu sama ayah" lanjutnya.
"okee nanti aku sampein" ucap Marsha kepada Zee.
"yaudah masuk gihh" ucap Zee menyuruh Marsha masuk kerumahnya.
"okee" ucap Marsha lalu berjalan perlahan masuk kerumahnya.
Zee pun langsung melajukan motornya.
Marsha berlari kembali keluar rumah untuk melihat Zee.
"mimpi ape nih gw semalem?" monolog Marsha "ahh kok gw kayak orang gila gini sih?" lanjutnya sembari mengacak acak rambutnya.
Lalu Marsha kembali berjalan masuk kerumah.
"ibu, ayahh, dapet salam dari Zee" ucap Marsha yg sudah berada didalam rumah.
"kamu dianter Zee?" tanya Ariel kepada Marsha "kok dia nggak mampir" lanjut Ariel.
"nggak tau, mungkin dia lelah" ucap Marsha yg terlihat bahagia.
"kamu kenapa sih, bahagia banget kayaknya" ucap Oniel yg melihat anaknya itu.
"kan abis jalan sama Zee, yah" goda Ariel yg membuat Marsha tersipu malu.
"emmm, anak ayahh udah gede buk sekrang, udah punya pacar, ganteng pula kayak calon mertuanya" ucap Oniel dengan pedenya.
"ehh bise aje lu, kecoa" ledek Ariel kepada Oniel.
"ihhh ayah sama ibu apaan sih, aku tuh belom pacaran sama Zee" ucap Marsha kepada kedua orang tuanya.
"belom bukan berarti belom, apaan sih ayah ngomong apa dah, hahaha" ucap Oniel belibet yg membuat penghuni rumah itu tertawa.
"belom bukan berarti nggak yahh" ucap Ariel membenarkan ucapan Oniel.
"pokoknya gitulah" ucap Oniel.
"aaaahhh, udah ah aku mau bersih bersih" ucap Marsha yg tersipu malu, lalu ia berjalan menuju kamarnya.
**************
Kini Zee telah tiba dirumahnya, ia masuk kedalam rumah.
Zee berjalan kearah ruang tamu dan ia melihat sebuah surat dari dokter diatas meja.
Surat itu berisi tentang penyakitnya Christo, Zee membaca isi surat tersebut.
Betapa kagetnya Zee setelah mengetahui isi surat tersebut.
Dari arah belakang sebuah tangan langsung merampas surat yg ada ditangan Zee.
"loe udah pulang Zee?" tanya Christo mengalihkan pembicaraan agar Zee tak menanyakan soal isj surat tersebut.
"kenapa diambil?" ucap Zee dengan nada dinginnya.
"ini?" ucap Christo menunjukkan surat yg ia rampas dari tangan Zee "ini tuh cuman surat biasa, ngapain dibaca" lanjutnya berbohong.
Tanpa berkata kata lagi Zee langsung mengambil hpnya disaku celananya.
"hallo, kenapa Zee?" ucap Shani didalam hp Zee.
"aku mau, mama sama papa pulang sekarang?" tegas Zee yg langsung mematikan hpnya.
"Zee, loe nggak pantes ngomong sama mama dengan nada tinggi gitu" tegas Christo kepada Zee.
"nggak pantes? Kalian nyembunyiin sesuatu dari gw apa itu pantes?" tanya Zee dengan nada penuh amarahnya.
"Apa yg kita sembunyiin dari loe?" tanya Christo kepada Zee.
KAMU SEDANG MEMBACA
AKU KAMU DAN DIA
Teen FictionSinopsis: Zee pria tinggi, gagah, dan dingin bertemu seorang wanita yang manja. Marsha wanita cantik seperti anime, baik, dan manja menyukai Zee yg dingin. Christo kembaran Zee memiliki sifat berbalik dengannya, Christo menyukai Marsha tetapi ia men...
