Memory Of Death✔

By beloved_s

2.1K 283 10

"Jika memang tak sanggup lagi. Ayo sama2 tenggelam, kita tinggalkan dunia yang menyesakkan ini" -naruhina- �... More

Perkenalan Tokoh
Awal
Berpisah
Rindu
Pertemuan
Ancaman
Masa Lalu Kelam
Kenangan Manis
Menyerah : Naruto
Menyerah : Hinata
Melukis Kenangan
Akhir

Tekanan

144 18 0
By beloved_s

Cahaya harapan yang tak berwujud - Ashita e no Tegami, Teshima Aoi

Selamat membaca ❤

🥀🥀🥀
.
.

.

Tokyo, 13 Januari 2021

Naruto tak kuasa mengikuti perintah ibunya untuk pulang. Ia sangat takut ibunya kembali menyakiti ayah Hinata jika ia tak menuruti perintah Kushina.

Naruto juga sudah membahas permasalahan ini dengan Hinata sebelum memutuskan pulang. Hinata sudah maklum dengan semua perbuatan mertuanya. Mengingat ini bukan kali pertama Kushina menyakiti keluarga atau dirinya sekalipun.

Melangkah dengan berat hati. Naruto memasuki ruang kerja tempat ibunya sedang menunggu.

"Kenapa kaa-san melakukan itu pada Hinata?" Naruto berjalan mengabaikan shion yang menyuruhnya untuk duduk terlebih dahulu.

"Kaa-san sudah berbaik hati dengan tak membunuh keluarga berdosa itu. Kenapa sambutan mu begini Naruto"

"Apa salah mereka kaa-san. Apa salah keluarga Hinata?!"

"Kau sendiri tahu kaa-san tak suka dengan seorang penyanyi. Lalu kau dengan seenak hatinya memasukkan wanita itu dalam keluarga kita"

"Seharusnya kau juga kaa-san hukum karna sudah berani2nya membohongi kaa-san. Tapi karna shion memohon untuk tak menghukum mu kaa-san mengalah. Berterimakasih lah pada shion" Kushina memberi isyarat pada shion untuk mendekat padanya.

"Ini tak ada sangkut pautnya dengan shion... Ini tentang masalah kita..., Memang seharusnya kaa-san kembali lagi kerumah sakit, dari pada harus menyakiti orang lain lagi"

"Apa!.. Berani2 nya kau berucap begitu pada kaa-san mu sendiri!" Kushina berdiri, menghentak kan tangannya pada meja kerja yang ada dihadapannya murka.

"Yang aku ucapkan ini benar kaa-san. Kembalilah kerumah sakit. Meskipun berat, Aku akan mengunjungi kaa-san setiap hari"

"Lalu apa?!. Setelah kaa-san kembali kesana kau akan menemui wanita tak tahu diri itu lagi?"

"Namanya Hinata kaa-san. Dia punya nama!!!"

"Naruto!. Wanita itu memang pengaruh buruk untuk mu..., kaa-san tak menyangka kau sudah berani membentak kaa-san"

Kushina menghela nafas kemudian melangkah mendekati putranya.

"Kembalilah Naruto. Kembalilah jadi putra kaa-san yang dulu" Menepuk pundak Naruto pelan kemudian bergerak ingin memeluk putranya.

"Sudah cukup. Aku menyerah saja. Lebih baik aku pergi dari rumah ini" Naruto menghentikan tangan ibunya, seraya melangkah ingin keluar dari ruang kerja yang dulunya adalah salah satu tempat Naruto menenangkan diri.

"jika selangkah saja kau pergi dari rumah ini. Kaa-san akan melakukan sesuatu yang buruk pada keluarga Hinata"

Tak terpengaruh Naruto tetap melangkah menuju pintu.

"Ah.. Atau pada putra kesayangan mu?"

Kali ini Naruto berhenti. Namun belum mau membalikkan badan untuk menatap ibunya.
"Lakukan lah apa yang ingin kaa-san lakukan. Namun sudah dipastikan aku lah yang akan berjuang sekuat tenaga melindungi keluarga Hinata dan Putra ku"

"Naruto kaa-san peringatkan sekali lagi. Jangan pergi!. Naruto!" Kushina kembali histeris saat tak mendapatkan respon dari putranya sendiri.

"Kalau begitu. Kaa-san lebih baik mati dari pada melihat kau meninggalkan rumah ini!" Kushina mengambil pistol yang tersimpan di laci nakas kemudian mengarahkan ke kepala nya sendiri.

"Kaa-san!!" - "Kaa-san jangan!!" Naruto dan shion berteriak hampir bersamaan saat melihat aksi nekat Kushina.

'Bruk'

Naruto menyerah. Memilih ambruk dengan berlutut kala melihat ibunya tak kunjung menurunkan pistol yang ada di kepala.

"Kaa-san...hiks... Mengapa?. Mengapa kau renggut semuanya dari ku?" Air mata Naruto jatuh tak sanggup ia bendung.

"Kau merenggut Tou-san ku. Kau merenggut mimpi ku. Kau merenggut cinta ku. Sekarang kau ingin merenggut satu2nya keluarga yang aku punya...hiks.., kenapa kaa-san kenapa?!!" Naruto berteriak memilih melampiaskan semua rasa sakit hati dengan menarik surai kuningnya.

"Kenapa kaa-san...kenapa?!" Terisak lirih. Naruto mengulang pertanyaan yang sama.

"Jika kau masih ingin melihat kaa-san. Maka turuti semua permintaan kaa-san" Kushina memilih abai dengan jeritan frustasi putranya. Melangkah mendekati Naruto kemudian melemparkan sekotak tisu pada putranya.

"Bersihkan air mata mu. Kau tahu sendiri kaa-san sangat membenci sesuatu yang menjijikkan!"

Selepas kepergian Kushina dan shion, Naruto berteriak keras. Memukul-mukul dadanya sekuat tenaga melampiaskan rasa menyakitkan yang kian timbul direlung hatinya.

🥀

Lebih dari setengah jam menunggu Naruto diruang tamu. Akhirnya putranya turun dengan langkah gontai dan masih terlihat sesekali mengusap air disudut matanya.

"Apa keputusan mu?" Tanya Kushina setelah Naruto sampai dan berdiri tepat dihadapannya.

"Terserah kaa-san" Jawab Naruto pelan. Ia sudah lelah, namun benar2 tak sanggup jika harus melihat ibunya  bunuh diri.

Ibunya lah satu2nya keluarga yang ia miliki. Jika ibunya pergi, siapa lagi keluarga terdekatnya yang hidup?. Jelas tidak ada.

Mendengar jawaban dari Naruto membuat Shion yang berdiri tak jauh dari ruang tamu mengeluarkan senyum tipis.

Ia tahu sekarang, selain keluarga Hinata dan putra mereka. Ibu Naruto sendiri adalah kelemahan yang pria kuning itu punya.

Ah. Ini lah dalang sebenarnya dari retaknya rumah tangga Naruto.

Shion.

Dari awal perjumpaan nya dengan Naruto, shion sudah tertarik dengan ketampanan pria itu. Shion merasa Seharusnya ia lah yang jadi istri Naruto sejak lama.

Pertemuan pertama mereka terjadi sebelum Naruto bertemu Hinata. Saat itu shion sedang menjalani magang di rumah sakit tempat ibu Naruto dirawat.

Seiring berjalannya waktu shion sering menunjukkan ketertarikan pada pria kuning itu. Namun hanya dibalas dengan penolakan oleh Naruto.

Hingga undangan pernikahan Naruto dan Hinata sampai kepadanya. Saat itu shion merasa tak ada lagi kesempatan. Hendak menyerah, Shion malah ditugaskan oleh pihak rumah sakit menjadi perawat jalan untuk ibu Naruto. Membuatnya mengambil kesempatan itu untuk merebut pria yang dicintainya kembali.

Sebulan pernikahan Naruto dan Hinata. Belum ada perubahan dari pria yang ia cintai. Sampai pada satu titik shion mengetahui pekerjaan Hinata sebelumnya dan lebih terkejut lagi kala mengetahui bahwa ibu Hinata dulu adalah orang yang terlibat masa lalu kelam dengan ayah Naruto.

Bagai mendapat tambang emas. Shion yang semestinya merawat Kushina supaya penyakit OCD nya dapat di atasi. Malah berbalik membocorkan rahasia yang sudah lama Naruto simpan dan mempengaruhi wanita Uzumaki itu untuk berpihak padanya.

Saat itu lah pelan2 perubah terjadi pada diri Kushina dan rumah tangga Naruto. Selalu terpengaruh dengan ucapan2 yang dilontarkan shion membuat Kushina mengulang kembali kesalahan yang semestinya tak ia lakukan lagi.

Shion merasa sangat puas dengan usaha yang lakukan. Menjadi istri Naruto dan mendapatkan kepercayaan penuh dari Kushina.

"Pilihan bagus. Kaa-san tahu kau lebih menyayangi kaa-san dari pada wanita itu. Kemarikan ponsel mu"

Kushina menyodorkan tangan meminta ponsel Naruto.

"Untuk sementara ponsel mu kaa-san sita. Kaa-san tak mau kau kembali menghubungi wanita Hyuga itu"

'Uzumaki. Hinata masihlah Uzumaki kaa-san' ralat Naruto dalam hati.

🥀🥀🥀

Hokkaido, 17 Maret 2021

Bagai kerangka berjalan Naruto menghabiskan masa sulitnya dengan bekerja keras tampa mau menghentikan aktivitas nya.

Pulang dan pergi kantor itulah aktivitas Naruto yang ia habiskan selepas ibunya memaksa ia berpisah dengan Hinata.

Berat badannya turun hingga 10 kilo lebih, akibat tak makan secara teratur.

Rindunya pada sang istri dan Boruto juga kian mendalam. Tak seharipun Naruto lewatkan tampa menangis dan mengenang kenangan kecil yang pernah ia lalui.

Meski sebentar kenangannya bersama Boruto membuat Naruto kian tersiksa dengan rindu yang mendalam pada putranya.

Jam berlalu hari berganti, tak kuasa menahan rindu. Membuat Naruto secara diam2 berkunjung ke Hokkaido tampa sepengetahuan ibunya.

Naruto hanya melihat dari jauh tak berani mendekat. Sebab ia takut ibunya akan mengetahui kegiatan yang sudah rutin ia lakukan.

Betapa bahagianya Naruto saat mengetahui Boruto sudah bisa berjalan. Rasanya kerinduan Naruto terobati meski tak dapat memeluk putranya.

Dapat melepas rindu dengan putranya Boruto namun tak dapat menahan rasa khawatir pada istrinya.

Kenapa wanitanya terlihat lebih kurus?

Kenapa lebam2 biru kembali muncul pada tubuh Hinata?

Apa Neji memukuli Hinata lagi?

Semua pertanyaan itu terus berputar di kepala Naruto. Membuat ia tak bisa menahan diri untuk tak memeriksa nya lebih lanjut.

Meminta sahabatnya Shikamaru untuk mencari tahu tentang Hinata.

Naruto dibuat terkejut mengetahui fakta bahwa ayah Hinata telah meninggal dunia bulan lalu.

Tinggal berdua dengan kakaknya Neji membut Hinata jadi bulan2an pukulan kakaknya sendiri. Karna tak bisa memberikan uang lebih untuk Neji berjudi atau mabuk2kan.

Hanabi sudah lama pindah ke Tokyo menjalani perkuliahan disana dengan beasiswa penuh yang ia Terima dari kampus. Membuat Hinata sendiri lah yang mendapat imbas dari pukulan2 menyakitkan Neji.

Mengetahui semua kesulitan yang dihadapi istrinya membuat Naruto tak kuasa ingin berbuat sesuatu. Setidaknya usahanya ini bisa membuat beban yang istrinya tanggung sedikit berkurang.

'Tunggu aku Hime, aku akan mencari solusi dan jalan keluar untuk kita berdua'
.
.
.

...tbc...

Pesan yang Naruto kirim sebelum menyerah kan ponsel pada ibunya

'Maafkan aku tak bisa menepati janji untuk kembali pada mu. Meski kita kembali terpisah. Aku berharap cinta yang kita miliki akan mempersatukan kita kembali dengan kebahagiaan yang lebih nyata. Aku mencintaimu Hinata'

Pesan balasan yang dikirim Hinata

'Tak apa. Meski kita berjauhan aku sangat bersyukur. Setidaknya Aku masih bisa bernafas lega mengetahui kau tetap hidup didunia yang sama dengan ku. Aku juga mencintaimu..., Naruto-kun'

Continue Reading

You'll Also Like

69.5K 4.3K 31
Krak!!! Uzumaki Boruto mematahkan leher Amado tanpa belas kasihan sedikitpun. Sorot mata tajam penuh intuisi itu seakan tengah membaca perencanaan ma...
36.1K 2.4K 39
🍂Our Destiny. Cinta yang terpendam dalam dan tersimpan lama, akhirnya menemukan jalannya untuk berlabuh, hingga mengikat indah dua jiwa yang saling...
4.5K 319 2
Western|Drama|Suspense|Romance tipis-tipis🔞 Sejak puluhan tahun lalu Valoria dijajah hingga teritorinya menyempit. Sebagai penyintas yang memiliki t...
94.8K 7.3K 12
Bagimana kisah jungkir balik dunia Sasuke melewati berbagai keanehan yang perlahan mengusik kehidupannya Disclaimer @Masashi Kishimoto
Wattpad App - Unlock exclusive features