<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">  <channel>    <title>Wattpad - by diffd7    </title>    <link>https://yamur.dijitalkalp.com?mode=1&amp;language=1&amp;lim=&amp;search=&amp;utm_source=rss    </link>    <description>Wattpad - Discover a World of Unlimited Stories</description>    <image>      <title>Wattpad - by diffd7      </title>      <url>https://static.yamur.dijitalkalp.com/be/image/logo.gif?v=1778272229</url>      <link>https://yamur.dijitalkalp.com?mode=1&amp;language=1&amp;lim=&amp;search=&amp;utm_source=rss      </link>    </image><item><title>HARKVI</title><link>https://yamur.dijitalkalp.com/595322272-harkvi-again?utm_source=rss</link><description>&lt;b&gt;diffd7 / 2 pages&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;Ia diam bukan berarti bisa direndahkan. Ia mengalah bukan berarti membiarkan begitu saja ketidakadilan berkuasa.

Ia tau. Apa yang ia lakukan benar dan terus akan seperti itu. Hingga akhirnya ia tak lagi begitu. 
Haluannya mulai berubah..

Kala ia...</description><content:encoded><![CDATA[<p>Ia diam bukan berarti bisa direndahkan. Ia mengalah bukan berarti membiarkan begitu saja ketidakadilan berkuasa.

Ia tau. Apa yang ia lakukan benar dan terus akan seperti itu. Hingga akhirnya ia tak lagi begitu. 
Haluannya mulai berubah..

Kala ia sadar bahwa ia telah jatuh begitu dalam pada sorot kepolosan dari iris cokelat terang terbingkai dengan bentuk mata bak daun itu. Entah mengapa, selalu membuatnya tak berkutik ketika menatapnya. Membuatnya bahkan bisa mendengar detak jantungnya sendiri seolah habis lomba lari jarak pendek dua ratus meter. 

Huh! Yang benar saja(?) hell!</p><a href='https://yamur.dijitalkalp.com/595322272-harkvi-again?utm_source=rss'>Start Reading</a><figure><img src="https://img.yamur.dijitalkalp.com/cover/153244457-256-k945101.jpg" width="256" height="400" /><figcaption>HARKVI</figcaption></figure>]]></content:encoded></item></channel></rss>