<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">  <channel>    <title>Wattpad - by segitiga_pascal    </title>    <link>https://yamur.dijitalkalp.com?mode=1&amp;language=1&amp;lim=&amp;search=&amp;utm_source=rss    </link>    <description>Wattpad - Discover a World of Unlimited Stories</description>    <image>      <title>Wattpad - by segitiga_pascal      </title>      <url>https://static.yamur.dijitalkalp.com/be/image/logo.gif?v=1776799393</url>      <link>https://yamur.dijitalkalp.com?mode=1&amp;language=1&amp;lim=&amp;search=&amp;utm_source=rss      </link>    </image><item><title>Lupa yang Tak Pernah Sempurna</title><link>https://yamur.dijitalkalp.com/1547709024-lupa-yang-tak-pernah-sempurna-rindu-yang-tak-jadi?utm_source=rss</link><description>&lt;b&gt;segitiga_pascal / 1 page&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;Ada kehilangan yang tidak ingin pergi, dan ada kenangan yang menolak pudar-buku ini lahir dari ruang-ruang di antaranya.

Lupa yang Tak Pernah Sempurna adalah tulisan seseorang  yang mencoba melupakan. Bukan karena lemah, tapi karena ia tahu melup...</description><content:encoded><![CDATA[<p>Ada kehilangan yang tidak ingin pergi, dan ada kenangan yang menolak pudar-buku ini lahir dari ruang-ruang di antaranya.

Lupa yang Tak Pernah Sempurna adalah tulisan seseorang  yang mencoba melupakan. Bukan karena lemah, tapi karena ia tahu melupakan bukan soal menghapus, melainkan menerima bahwa tidak semua hal bisa selesai.

Dalam tiap larik dan jeda, tulisan ini mengajak pembaca menyusuri sunyi, mengakrabi luka, dan menyentuh sisi-sisi rapuh dalam diri tanpa tergesa-gesa.

Ditulis dengan bahasa yang lembut dan penuh makna, tulisan ini cocok bagi siapa pun yang sedang menata hatinya, perlahan, dan diam-diam.

Untukmu yang masih menyimpan,
dan diam-diam belajar melepaskan.</p><a href='https://yamur.dijitalkalp.com/1547709024-lupa-yang-tak-pernah-sempurna-rindu-yang-tak-jadi?utm_source=rss'>Start Reading</a><figure><img src="https://img.yamur.dijitalkalp.com/cover/395596169-256-k120698.jpg" width="256" height="400" /><figcaption>Lupa yang Tak Pernah Sempurna</figcaption></figure>]]></content:encoded></item><item><title>Kita Semua Pernah Jadi Pelangi</title><link>https://yamur.dijitalkalp.com/1547376174-kita-semua-pernah-jadi-pelangi-%0Dbagian-1-dari?utm_source=rss</link><description>&lt;b&gt;segitiga_pascal / 3 pages&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;Kini, di sela gerimis yang jatuh perlahan, pelangi muncul di cakrawala. Warna-warni yang membelah langit itu bukan sekadar fenomena, ia adalah kehadiran yang membawa tanya. Mengapa pelangi datang saat hujan masih menyimpan jejak mentari? Mengapa t...</description><content:encoded><![CDATA[<p>Kini, di sela gerimis yang jatuh perlahan, pelangi muncul di cakrawala. Warna-warni yang membelah langit itu bukan sekadar fenomena, ia adalah kehadiran yang membawa tanya. Mengapa pelangi datang saat hujan masih menyimpan jejak mentari? Mengapa takdir langit mempertemukan mereka, ketika luka lama belum sepenuhnya sembuh?
Hujan bingung. Ia menari di antara kebingungan dan harap, di antara rasa ragu dan keinginan. Pelangi, dengan warna-warnanya yang memikat, seolah mengajak hujan berdansa dalam kisah yang belum selesai. Tapi hujan takut-takut bahwa pertemuan ini adalah pengingat lain bahwa waktu belum memberikan jawaban pasti.
Langit, yang diam tanpa kata, seakan mengamati dari kejauhan. Mungkin ia ingin hujan belajar, bahwa takdir bukan hanya tentang pertemuan, tapi juga tentang bagaimana menerima dan melangkah. Bahwa luka dan harapan bisa berjalan berdampingan, dan kadang, warna baru harus muncul sebelum hujan benar-benar bisa berhenti.
Kala hujan meragu pada takdir langit, ia sedang mencari makna tentang cinta yang pernah ada, tentang harapan yang masih tersisa, dan tentang keberanian untuk membuka lembaran baru meski bayang lama belum pergi.</p><a href='https://yamur.dijitalkalp.com/1547376174-kita-semua-pernah-jadi-pelangi-%0Dbagian-1-dari?utm_source=rss'>Start Reading</a><figure><img src="https://img.yamur.dijitalkalp.com/cover/395531723-256-k12050.jpg" width="256" height="400" /><figcaption>Kita Semua Pernah Jadi Pelangi</figcaption></figure>]]></content:encoded></item><item><title>Belajar Berhenti</title><link>https://yamur.dijitalkalp.com/1120317085-belajar-berhenti-prolog?utm_source=rss</link><description>&lt;b&gt;segitiga_pascal / 7 pages&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;&quot;Aku kira kamu obat, tapi ternyata kamu racun terhebat.&quot;

&quot;Aku mau kamu nyakitin aku terus, jangan pernah berhenti nyakitin aku.&quot;

&quot;Semuanya benar-benar berakhir. Jangan melihat kebelakang! Karena kupastikan ngga akan kamu temukan aku sejauh apapu...</description><content:encoded><![CDATA[<p>&quot;Aku kira kamu obat, tapi ternyata kamu racun terhebat.&quot;

&quot;Aku mau kamu nyakitin aku terus, jangan pernah berhenti nyakitin aku.&quot;

&quot;Semuanya benar-benar berakhir. Jangan melihat kebelakang! Karena kupastikan ngga akan kamu temukan aku sejauh apapun kamu berjalan mundur.&quot;

Update : sabtu malam</p><a href='https://yamur.dijitalkalp.com/1120317085-belajar-berhenti-prolog?utm_source=rss'>Start Reading</a><figure><img src="https://img.yamur.dijitalkalp.com/cover/282698243-256-k380734.jpg" width="256" height="400" /><figcaption>Belajar Berhenti</figcaption></figure>]]></content:encoded></item><item><title>Uzma</title><link>https://yamur.dijitalkalp.com/1121596134-uzma?utm_source=rss</link><description>&lt;b&gt;segitiga_pascal / 3 pages&lt;/b&gt;&lt;br/&gt;&quot;Hey Hasbi, apa yang kamu lakukan? Kamu tau tindakanmu itu tidak benar.&quot;

&quot;Diam gendut tidak usah banyak bicara, orang jelek seperti kamu tidak punya hak untuk menceramahi ku. Ku peringatkan, kalau sampai kamu mengadu pada guru, akan ku rusak sepe...</description><content:encoded><![CDATA[<p>&quot;Hey Hasbi, apa yang kamu lakukan? Kamu tau tindakanmu itu tidak benar.&quot;

&quot;Diam gendut tidak usah banyak bicara, orang jelek seperti kamu tidak punya hak untuk menceramahi ku. Ku peringatkan, kalau sampai kamu mengadu pada guru, akan ku rusak sepedamu.&quot; Hasbi langsung pergi setelah ia berhasil mengejek ku.</p><a href='https://yamur.dijitalkalp.com/1121596134-uzma?utm_source=rss'>Start Reading</a><figure><img src="https://img.yamur.dijitalkalp.com/cover/283034160-256-k54894.jpg" width="256" height="400" /><figcaption>Uzma</figcaption></figure>]]></content:encoded></item></channel></rss>