KalamArang
Aris adalah intern ideal di LBH Nur Asa. Rapian, teliti, dan selalu datang paling pagi. Tapi ada yang ganjil: ia tidak pernah makan sembarangan, mencuci tangan berulang kali, dan terkadang... tidak ingat apa yang baru saja ia lakukan.
Hana, rekan kerjanya, mulai memperhatikan kejanggalan. Pertama, panggilan "Abdi" saat menemui korban KDRT. Kedua, aroma rokok di baju Aris padahal ia tidak merokok. Ketiga, seorang penganiaya babak belur sementara Aris hanya luka ringan-padahal ia tidak ingat bagaimana itu terjadi.
Di balik meja pojok yang terbagi dua oleh cahaya matahari, Aris menyimpan tiga rahasia yang lahir dari satu trauma: