01 Pertemuan singkat

67 7 0
                                        

Seperti biasa, Salma duduk dipojokan cafe sambil menatap keluar jendela menikmati sore hari dengan ditemani hujan dan secangkir hot vanilla latte.

Kriing

Suara bel pun terdengar dipenjuru cafe pertanda ada pelanggan yang baru saja datang. Salma pun melirik sekilas kearah pintu, penasaran dengan siapa orang yang baru datang. Salma pun sedikit mengernyitkan dahi, seperti nya ia pernah bertemu dengan orang itu. Tetapi dimana?
Aaah Salma ingat itu adalah seniornya disekolah. Tetapi ia jarang bertemu dengan orang itu.

"Siapa ya?" Batin Salma

"Hai"

Salma yang sedang melamun pun kaget disapa tiba tiba. Refleks ia memutar pandangannya menjadi kearah seseorang yang menyapa dirinya.

"Oh, hai" balas Salma sambil menunjukkan sedikit senyumannya.

"Gue boleh duduk disini gak?"

"Eeum, boleh boleh"

Tadinya salma ingin menolak, tetapi karena kasihan melihat lelaki itu yang kelihatannya sudah terguyur hujan hal itu yang menyurutkan niatannya untuk menolak permintaan lelaki itu.

"Aduuh maaf banget ya gue ganggu lo soalnya penuh banget nih cafenya" ucap lelaki itu sambil menggaruk kepalanya yang mungkin tidak gatal.

"Eh gapapa kok santai aja, gue juga sendiri" balas Salma

Seorang pelayan pun datang ke arah meja yang Salma dan lelaki itu tempati.

"Hot vanilla lattenya mas" ucap si pelayan tersebut

"Oh ok makasih" balas si lelaki yang sekarang sedang duduk berhadapan dengan Salma.

Si pelayan pun pergi meninggalkan meja mereka. Keheningan pun menyelimuti keduanya.

"Btw lo suka vanilla latte?" Tanya Salma.

"Yaa gue suka banget sama vanilla latte" jawab si lelaki itu

"Bisa samaan gitu ya haha" balas Salma sambil tertawa pelan.

"Btw lo.."

Drrt drrt drrt drrt

Handphone Salma pun berbunyi, menjeda kalimat yang akan diucap oleh lelaki itu.

"Sorry sorry bentar yaa"

Salma pun mengambil handphone nya yang tergeletak dimeja dan menjauh dari si lelaki tersebut.

Salma pun datang kembali ke meja yang tadi sedang didudukin oleh mereka dan mengambil tas sekolahnya.

"Aduuh sorry ya kayaknya ngobrolnya ditunda dulu deh, soalnya gue udah dicariin nih sama mama, duluan yaa" ucap Salma yang langsung dibalas oleh anggukan si lelaki tersebut pertanda mengerti apa yang diucapkan Salma.

"Oke hati hati" ucap lelaki tersebut, yang dibalas acungan jempol oleh Salma. Ia pun terus memandangi Salma sampai tak terlihat lagi karena sudah meninggalkan cafe itu.

Vanilla LatteTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang